[Opening Soon] AWS Region di Indonesia!

Berita baru dari AWS yang akan meluncurkan region baru di Indonesia. Artikel ini mengulas konsep Region dan Availability Zone di AWS yang penting untuk dipahami dari berita tersebut.

Read Now

Donnie Prakoso
Developer, self-proclaimed barista and cafe racer enthusiast. This blog is a collection of my writings on technology.
Published
Thursday, April 4, 2019
Info
views
Category
article

Hari ini, AWS (Amazon Web Services) mengumumkan sebuah berita yang sudah dinanti oleh para kustomer dan juga developer community di Indonesia, yaitu rencana pembukaan region baru di Jakarta. Berikut kutipan dari berita tersebut yang diambil dari link ini.

SEATTLE–(BUSINESS WIRE)–Apr. 3, 2019– Amazon Web Services, Inc. (AWS), an Amazon.com company (NASDAQ: AMZN), today announced it will open an infrastructure region in Indonesia by the end of 2021 / early 2022. The new AWS Asia Pacific (Jakarta) Region will consist of three Availability Zones at launch, and will be AWS’s ninth region in Asia Pacific, joining existing regions in Beijing, Mumbai, Ningxia, Seoul, Singapore, Sydney, Tokyo, and an upcoming region in Hong Kong SAR.

Hal ini memang sudah dinanti oleh berbagai pihak, namun ada satu hal yang sangat menggembirakan ketika saya membaca pengumuman ini – yaitu region baru di Jakarta akan launching dengan 3 Availability Zones.

Tapi, apa itu Region? dan juga apa itu Availability Zone(s)?

Region dan Availability Zone adalah dua hal yang menjadi fondasi bagaimana AWS membangun layanan-layanan mereka. Jadi, memahami dua hal ini cukup penting untuk para developer membangun system mereka dengan AWS. Pemahaman yang paling mudah adalah seperti ini

Region adalah lokasi geografis yang dibangun atas beberapa availability zone dimana availability zone tersebut memiliki satu atau lebih data center di area tersebut.

Kembali ke berita di atas, dengan AWS membuka region baru di Jakarta, yang dimaksudkan adalah region seperti yang saya jelaskan di atas – tidak hanya merujuk ke sebuah lokasi.

Ilustrasi AWS Region dan Availability Zone Ilustrasi AWS Region dan Availability Zone

Oke, saya paham tentang region. Bagaimana dengan Availability Zone?

Availability Zone – lebih sering disingkat dengan AZ – adalah sebuah pengelompokan beberapa data center AWS di berbagai lokasi yang saling terisolasi di dalam sebuah region.

Pertanyaan yang layak diajukan di dalam konteks ini, yaitu kenapa harus ada beberapa AZ dan kenapa saling terisolasi?

Availability Zone(s) di AWS, walaupun satu sama lain terpisah tetapi terkoneksi satu sama lain dengan jaringan fiber-optic. Hal ini memungkinkan untuk Anda mendesain sistem dengan fault-tolerant1 dan highly-available2 – yang berarti Anda dapat menempatkan sistem Anda di beberapa AZ untuk mengurangi kemungkinan untuk sistem Anda gagal dalam waktu yang bersamaan. Dengan kata lain, sistem Anda selalu siap beroperasi.

Baiklah. Bagaimana dengan Region? Apa terisolasi juga?

Infrastruktur global di AWS, memiliki banyak region yang tersebar di seluruh dunia. Anda dapat melakukan replikasi aplikasi dan data Anda antar region. Keuntungan di sini adalah sistem Anda dapat melayani request dari customer lebih cepat terlepas di belahan dunia mana mereka berada.

Kembali lagi ke region yang terisolasi. Region di AWS didesain untuk terisolasi sepenuhnya dengan region yang lain. Dengan isolasi ini, Anda memiliki kontrol dan ownership penuh terhadap data di mana data Anda berada secara fisik.

Hingga tulisan ini disusun, AWS memiliki 20 region dan 61 availability zone di seluruh dunia. Infrastruktur ini adalah sebuah manifestasi dari bagaimana mereka mengelola cloud computing platform selama 13 tahun. Fiuh.

Semoga tulisan singkat ini membantu Anda lebih paham mengenai konsep region dan availability zone. Kalau ingin diskusi, bisa raih saya di Twitter @donnieprakoso.

Like this article?
Give this article a love or you can share this article with others.
Read Next
5 Hal Seru yang Khusus Dikemas untuk Anda di AWS Cloud Day Jakarta — 16 July 2019

Panduan singkat bagi Anda yang akan datang ke acara AWS Cloud Day Jakarta 2019.

Read More
Previously
Quick Start: Build & Deploy Aplikasi dengan AWS Fargate

Serverless atau containers? Bagaimana kalau keduanya digabung? Artikel ini menjelaskan secara bertahap bagaimana menjalankan container-based apps secara serverless, dengan AWS Fargate.

Read More

Published
Thursday, April 4, 2019
Info
views
Category
article

Donnie Prakoso
Developer, self-proclaimed barista and cafe racer enthusiast. This blog is a collection of my writings on technology.

Codes & Notes. by Donnie Prakoso
© @donnieprakoso · 2019